Video : Rangkaian Dasar Joule Thief - Elang Sakti
Download Ebook Belajar Arduino PDF, Arduino untuk pemula
Jasa Pembuatan Program Arduino, pemrograman Arduino
# Hack Your Skills! to be Professional Mechatronics

Video : Rangkaian Dasar Joule Thief

5 komentar
Sebelumnya kita sudah membahas tentang dasar dari Joule Thief, yaitu konsep tentang Back EMF. Joule Thief adalah hasil penerapan dari efek Back EMF dimana pada tulisan sebelumnya, back EMF dihasilkan ketika suatu rangakaian koil / lilitan diputus arusnya.

Nah, pada joule thief, sakelar pemutus arus tidak manual lagi, tapi menggunakan transistor. Pada transistor ada istilah batas ambang dan cut off, kapan batas minimal transistor akan bekerja dan kapan maksimal transistor akan berhenti bekerja. Nah, jeda pemutusan kerja transistor itulah yang dijadikan patokan untuk memutus-nyambung-putus-nyambung terus menerus secara konstan. Akibatnya, Back EMF akan terus dihasilkan oleh koil dan led akan terus menerus menyala.

Sebenarnya lednya hidup-mati-hidup-mati, tapi karena frekuensinya tinggi / prosesnya sangat cepat, jadi yang dilihat oleh mata kita adalah led yang menyala terus-menerus. So, saya tidak tahu kenapa rangkaian berikut dinamakan Joule Thief, tapi inti dari yang namanya Joule Thief ya itu tadi, seperti yang saya paparkan. :) Ini rangkaian Joule Thief yang sederhana untuk menyalakan banyak led.

cara kerja rangkaian dasar joule thief
Rangkaian dasar Joule Thief
Pada video di bawah ini, satu batre 0.9 volt bisa menyalakan dua buah led, bahkan lebih. Pada video, saya menggunakan lilitan primer sebanyak 8 lilit dan sekunder 32 lilit. Lilitan ini ditentukan dengan kebutuhan. Saya memilih jumlah lilitan tersebut dan perbandingan 1:4 hanya sebagai percobaan saja. Jadi pemilihan 1:4 masih tidak menggunakan hitungan :).

Kemudian untuk resistor, pada percobaan saya ganti dengan potensio 1K, maksudnya biar bisa saya coba-coba. Jadi resistor efektif untuk satu batre itu mulai 470 ohm. Transistor yang digunakan harus NPN, jadi jenis / kode transistor berpengaruh pada daya dan frekuensi yang bisa dibebankan. Transistor untuk menyalakan led 1.8 volt tentu beda dengan transistor untuk menyalakan lampu TL, dayanya sudah beda.




Written by Hari Santoso
Video : Rangkaian Dasar Joule Thief
Bahasan: Sebelumnya kita sudah membahas tentang dasar dari Joule Thief, yaitu konsep tentang Back EMF . Jou...
Published at Minggu, 05 Januari 2014, Updated at Minggu, 05 Januari 2014
Reviewed by dr. on
Rating: 4.7

5 komentar :

  1. wahhh .. informasi yang saya cari dari kecil.. mbok begini jelasinya kan enak .. gk usah rumit2 kayak pak guru yang malah jdi gk paham hehe.. mkshh lagii mas ..

    BalasHapus
  2. Bos klo mau nyalain 100 led brp lilitan tuch

    BalasHapus
    Balasan
    1. untuk milih yg optimal, belum pernah coba mas broo :)

      Hapus
  3. Makasih banyak atas infonya bermanfaat bgt mas hehe :)
    Ohya tp saya mau tanya mas, untuk menentukan frekuensi transistor melakukan on-off secara terus menerus itu bagaimana ya?
    N gmn prosesnya transistor itu melakukan on-off dalam rangkaian ini? Terima kasih banyak. :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tergantung pada nilai induktasi lilitannya mas, tapi nilai R sama karakteristik transistor juga pengaruh.

      Transistor melakukan on-of karena arus yang masuk ke basis naik dalam dalam durasi tertentu sesuai dengan nilai induktasi pada lilitan. Ketika tegangan basis-emitor sudah cukup untuk mengaktifkan transistor, makan elektromagnetik pada lilitan akan meningkat dan membuat transistor mengalami cutoff, sehingga arus back emf dari lilitan akan membuat led menyala.

      Info tentang back emf boleh sampeyan baca di http://www.elangsakti.com/2014/01/video-memahami-back-emf-coil-joule-thief.html

      Hapus