Punya Lem Tembak Macet / Mampet? Begini solusinya! - Elang Sakti
Download Ebook Belajar Arduino PDF, Arduino untuk pemula
Jasa Pembuatan Program Arduino, pemrograman Arduino
# Hack Your Skills! to be Professional Mechatronics

Punya Lem Tembak Macet / Mampet? Begini solusinya!

Tidak ada komentar
Tulisan ini tidak membahas harga lem tembak, :p. Untuk para crafter (pembuat bros, aksesoris, kerajinan) dan siapa saja yang berkutat dengan tool yang satu ini, mungkin seringkali kesal ketika tiba-tiba lem tembaknya macet sehingga lem cairnya tidak bisa keluar. Karena macet itu pula, kadang pemetiknya pun ikut patah karena dipaksa. Sehingga, daripada repot-repot memperbaiki, lebih baik beli aja lagi yang baru.

Pada dasarnya macetnya lem tembak itu umumnya karena ada benda yang ikut masuk ke dalam lubang lem sehingga menyumbat. Biasanya, yang kami alami adalah selotip yang lupa dibuang dari lem. Selotip ini kan plastik, jadi tidak bisa dilelehkan dengan sempurna oleh panas dari lem tembak, sehingga bikin mampet. Solusi? Bakar! Ya, Bakar. :D

1) Buka sekrup lem tembak, dalam hal ini saya tidak akan menjelaskan secara rinci bagaimana cara membukanya. Pisahkan semua bagian. Jika kesulitan membukanya karena masih banyak lem yang merekatkan, maka hidupkan dulu lem tembaknya, sehingga mudah ketika memisahkan kedua sisi lem tembaknya.

Harga lem tembak - lem tembak rusak - memperbaiki lem tembak

2) Kalau sudah terbuka, maka elemen pemanas adalah bagian yang tersambung dengan dua kabel. Matikan dulu lem tembaknya, biar tidak kesetrum. Selanjutnya, buka karet yang menempel pada sisi belakang elemen (kalau di gambar, yang berwarna merah dan ada per-nya). Buka pelan-pelan agar tidak rusak. Untuk lebih amannya, kalau misal tadi dipanaskan, dinginkan dulu. Lepas semua bagian yang menempel pada elemen pemanas, sehingga tampak seperti pada gambar berikut.

Harga lem tembak - lem tembak rusak - memperbaiki lem tembak rusak

3) Elemen pemanas pada lem tembak, ternyata bukan lilitan. Entah apa itu namanya, yang pasti bentuknya batangan. Bukalah, selotip yang berwarna cokelat itu. Itu adalah selotip tahan panas, jadi tidak bisa digantikan dengan selotip plastik biasa. Dengan demikian, sangat kecil kemungkinan elemen pemanas ini mengalami kerusakan. Jadi, hampir tidak mungkin rusak, yang rusak paling body dari lem tembak, per, atau bagian lainnya.

Harga lem tembak - lem tembak rusak - memperbaiki lem tembak macet
Harga lem tembak - lem tembak rusak - memperbaiki lem tembak mampet

4) Setelah semua bagian terpisah, bakarlah. Bakarlah dengan spiritus atau di atas kompor gas LPG. Kenapa? Bisa saja kita bakar dengan lilin atau kertas, tapi nanti elemenya jadi hitam. Seperti pada gambar, saya membakarnya dengan Thinner. Kalau bisa, bakar bagian tengahnya. Sehingga kotoran-kotoran yang ada di dalamnya keluar dari ujung depan atau ujung belakang.

membongkar Harga lem tembak - lem tembak rusak - memperbaiki lem tembak
cara membongkar Harga lem tembak - lem tembak rusak - memperbaiki lem tembak

5) Jika memang ada kotoran atau plastik, maka ujung depan atau ujung belakang lama-lama akan terbakar. Bakarlah sampai bersih. Jika dirasa sudah bersih, dimakan hingga dingin. Apabila sudah dingin, coba tiup lubang belakang dengan mulut, jika di lubang depan terasa ada udara keluar sedikit, berarti kotorannya sudah hilang. Coba rakit lem tembak seperti semula.

cara membongkar Harga lem tembak - lem tembak rusak - memperbaiki lem tembak 2

Perhatika, kabel atau lempengan yang mengapit kotak besi pemanas tidak boleh tersambung secara langsung (harus nempel/mengapit besi pemanas). Jika tersambung secara langsung, maka akan terjadi short. Efeknya, bisa jadi kabelnya akan terbakar, atau meteran jadi turun / jeglek, atau sekring putus. Tapi, jangan kawatir, selama kedua lempengan tidak tersambung secara langsung, aman. Semoga bermanfaat.


Written by Hari Santoso
Punya Lem Tembak Macet / Mampet? Begini solusinya!
Bahasan: Tulisan ini tidak membahas harga lem tembak , :p. Untuk para crafter (pembuat bros, aksesoris, ker...
Published at Sabtu, 12 Juli 2014, Updated at Sabtu, 12 Juli 2014
Reviewed by dr. on
Rating: 4.7

Tidak ada komentar :

Poskan Komentar